Ini Kesaksian Aspri soal Hoaks Babak Belur Ratna Sarumpaet

Suara.com – Polisi ternyata telah meminta keterangan Ahmad Rubangi, asisten pribadi Ratna Sarumpaet terkait kasus penyebaran berita bohong alias hoaks, Senin (22/10/2018). Dalam pemeriksaan yang sudah berlangsung selama 8 delapan jam, Rubangi dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya soal kronologi reyakasa penganiayaan dan operasi plastik yang dijalani Ratna Sarumpaet.

“Hanya seputar cerita tentang kronologis penyampaian berita bohong dan oplas sedot lemak di rumah sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat,” kata pengacara Ahmad, Akbar Alamsyah saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kliennya awalnya percaya dengan klaim Ratna Sarumpaet yang dianiaya sejumlah orang hingga wajahnya babak belur. Namun, ketika Ratna Sarumpaet mengakui telah berbohong dan merekayasa cerita penganiayaan, seluruh keluarga pun terkejut.

“Sama dengan yang tadi kita udah bicarain di awal. Jadi dia sama sekali tidak tahu, kaget, tanggal 3 pagi jam 7 semua dikumpulin sama RS, jadi di situ dia cerita. Makanya pada kaget semua, kata dia.

Buntut dari kebohongan itu, kata Akbar, akhirnya Ratna Sarumpaet disarankan untuk mengklarifikasi foto-foto viral wajahnya yang mengalami lebam akibat dianiaya sejumlah orang. Akbar menyampaikan, Ahmad turut mengurus acara klarifikasi sekaligus permintaan maaf Ratna Sarumpaet yang digelar di kediamannya Jalan Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri, Jakarta Selatan pada 3 Oktober 2018 lali.

“Ada yang menyarankan. Yaudah bu kalau begitu gimana. Yaudah saya buatkan preskon katanya. Yaudah bikin. Nah termasuk Ahmad Rubangi yang menyiapkan semua itu, yang sibuk. kan dia ttermasuk asistennya,” terangnya.

Menurut keterangan Akbar, alasan Ratna Sarumpaet menutupi kebohonganya kepada keluarga karena khawatir anak-anaknya curiga dengan wajah lebam Ratna Sarumpaet akibat operasi sedot lemak wajah di RSK Bedah Bina Estetika.

“Karena dia khawatir akan pertanyaan dari anak-anaknya dan orang-orang di rumah dia. jadi dia timbullah bahasa seperti itu kan. Kan bahasa ibu ga tau setan dari mana. Nah akhirnya itu terbawa semakin menyeret dia lebih dalam,” kata dia

Namun demikian, Akbar mengaku kliennya awalnya tak tahu jika Ratna Sarumpaet pernah menjalani oplas di rumah sakit kecantikan itu. Sebab, kata dia, Ahmad tak pernah mengantar majikannya untuk pergi ke RSK Bedah Bina Estetika.

“Tidak pernah. Sekalipun tidak pernah diantar. Sama sekali tidak tahu,” kata dia.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Jokowi Evaluasi Program Ponpes, Indonesia Butuh SDM Berakhlak

Suara.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan kalau program pesantren di Indonesia sedang berjalan, satu diantaranya mengenai Bank Wakaf Mikro yang tersebar di sejumlah Pondok Pesantren.

Jokowi menjelaskan, program Bank Wakaf Mikro sejauh ini baru ada 33.

“Seperti Bank Wakaf Mikro, memang baru 33 Bank Wakaf Mikro yang didirikan di pondok. Padahal di Indonesia ini ada 28 ribu ponpes,” ucap Jokowi.

Selain Bank Wakaf Mikro, pemerintah juga sudah membuat program Balai Latihan Keterampilan di Pondok Pesantren. Meski demikian, program tersebut masih uji coba dan akan diterapkan mulai tahun depan.

“Kalau kegiatannya terserah ponpes, apakah diisi dengan hal-hal terkait komputerisasi, desain atau garmen atau keterampilan lainnya,” kata Jokowi.

Pemerintah, kata Jokowi, menargetkan lebih dari 1000 Balai Latihan Keterampilan di Pondok Pesantren tersedia mulai tahun depan.

Melalui Balai Latihan Keterampilan, Kepala Negara berharap sumber daya manusia di Indonesia bisa meningkat.

“Insya Allah tahun depan Balai Latihan Keterampilan Ponpes akan ditingkatkan jadi 1000 lebih. Sehingga pembangunan SDM khususnya di ponses meningkat baik,” kata Jokowi.

Meski demikian, keberadaan Bank Wakaf Mikro dan Balai Latihan Keterampilan di Ponpes juga akan terus dievaluasi. Kalau dalam evaluasi tersebut dinyatakan berguna untuk Ponpes, Jokowi memastikan akan terus ditingkatkan dan diperbanyak.

“Karena persaingan antar negara, kompetisi antar negara sangat ketat yang membutuhkan SDM berakhlakul karimah sekaligus memiliki skill yang baik, sehingga kompetisi bisa dilakukan,” jelas Jokowi.

Program pesantren ini diharapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dapat menghasilkan SDM berakhlakul karimah sekaligus memiliki skill yang baik.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Polisi Tembak Mati Perampok Toko Sembako di Tangsel

Suara.com – Aparat kepolisian akhirnya menembak Agus salah satu pelaku komplotan perampok toko sembako dengan pemberatan (Curat), hingga akhirnya meninggal dunia. Agus ditembak lantaran melawan saat terciduk aparat. 

Sementara dua pelaku komplotan perampok curat lainnya yang merupakan rekan Agus, yakni Gayus dan Ridwan mengalami luka tembak di bagian kaki dan masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Alexander membeberkan kronologis.

Kata Ahmad, ketika itu ketiga pelaku curat tengah melakukan aksinya menggasak barang di Toko Aqila, kawasan Setu, Tangerang Selatan sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.

Ketika aparat kepolisian berpatroli dan melintas di kawasan tersebut, pihaknya mencurigai ada kendaraan yang terparkir di depan Toko Aqila.

“Berawal dari kecurigaan, kemudian personel tim vipers melakukan pengamatan dan dijumpai tiga orang sedang mengangkut tabung gas ukuran 3 kg dari dalam toko untuk dimuat dalam mobil yang sedang terparkir. Pelaku mencuri 32 tabung gas 1 kilogram. Lima kardus minuman sachet, box minuman kemasan dan selop rokok,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 20 Oktober 2018.

Saat ketahuan tengah melakukan aksinya, para pelaku langsung memasuki mobil untuk mencoba melarikan diri. Namun anggota menghadang mobil pelaku dengan motor.

Kemudian pelaku Agus enggan menyerahkan diri dan menginjak pedal gas yang menyebabkan anggota polisi yang menghadang di depan mobil pelaku terseret.

Aparat kepolisian pun langsung menindak tegas pelaku karena dikhawatirkan membahayakan anggota yang tengah menangkap pelaku.

Mobil pun berhenti karena Agus yang mengendarai mobil tertembak. Kata Ahmad, kedua pelaku  enggan menyerahkan diri dan mencoba menyerang anggota kepolisian dengan golok.

“Sehingga kemudian dilakukan tindakan tegas terukur yang mengenai kaki kedua pelaku,” ucap dia.

Ahmad menambahkan, pihaknya juga telah menyita barang bukti. Namun setelah ditelusuri, komplotan curat tersebut merupakan warga Sumatera. 

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Soal Konflik Menteri Susi dan Sandiaga Uno, Ini Kata Hasto

Suara.com – Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto ikut menanggapi perihal konflik yang terjadi antara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno.

Hasto menilai konflik antara Susi dan Sandiaga seharusnya tidak boleh terjadi.

“Pro kontra Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti, kita melihat itu seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Ia pun menyarankan agar tim kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga memberikan masukan yang tepat kepada Sandiaga agar memberikan data yang akurat, agar tidak salah menyampaikan data dan meralat data-data yang dikeluarkan.

“Jangan sampai kejadian pro kontra ibu Susi dan Sandiaga Uno terjadi lagi akibat tidak akuratnya data, sehingga setiap hari harus meralat data-data yang dikeluarkan. Data Chicken Rice salah, kemudian data harga telur justru malah turun, kemudian data proses perizinan nelayan,” kata dia.

“Jangan sampai karena upaya dapat simpati rakyat kemudian upaya mengaburkan data itu dilakukan,” sambungnya.

Tak hanya itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan mengatakan sangat berbahaya pernyataan -pernyataan yang dilontarkan para pemimpin jika tidak disertai dengan kajian-kajian yang sangat mendalam. 

Ia pun mencontohkan pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang berapi-api terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet. 

“Kita bisa bayangkan terhadap kasus Ratna Sarumpaet, ketika pak Prabowo berikan pidato berapi-api ternyata itu adalah sebuah kebohongan terencana. dan kita bisa bayangkan sekiranya polisi nggak mengungkapkan itu implikasi luas bagi bangsa dan negara,” ucap Hasto.

Karena itu, ia meminta semua pemimpin-pemimpin berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Sebab pernyataan yang dilontarkan, mencerminkan karakter dari pemimpin itu sendiri.

“Mari kita cukup berhati-hati menggunakan terminologi oleh pemimpin, kata- pemimpin mencerminkan juga watak dari pemimpin itu sendiri,” tutur Hasto.

Sebelumnya Menteri Susi melalui pernyataan persnya kepada media marah dan langsung meluruskan usai mendengar pernyataan Sandiaga saat berkampanye di pusat pengalengan ikan di Indramayu, Jawa Barat.

“Saya tegaskan nelayan yang memiliki kapal berukuran di bawah 10 gross ton (GT) tidak diwajibkan mengurus izin, baik menangkap ikan maupun pelayaran. Kata Pak Sandi, izin akan dipermudah nanti. Saya mau konfirm kalau selama ini KKP tidak pernah menyulitkan izin-izin penangkapan ikan,” kata Susi di Gedung KKP, Rabu (17/10/2018).

Menteri Susi pun meminta kepada Sandiaga Uno untuk mempelajari dahulu Undang-Undang tentang Perikanan agar mengetahui peraturannya lebih jelas. Tak hanya itu, Menteri Susi pun meminta Sandiaga untuk tidak asal bicara dan mengungkit kasus berita bohong Ratna Sarumpaet.

“Politikus jangan asal bicara. Nanti kayak yang operasi plastik, tidak cek dan ricek langsung di-bluff,” kata Susi.

Kemudian, Sandiaga langsung mengucapkan terima kasih kepada Menteri Susi Pudjiastuti karena telah menegurnya. Dengan sigap Sandiaga langsung mengirim pesan Whatsapp kepada Menteri Susi. 

“Seru sih kalau lihat reaksi dari Bu Susi, saya WA dia justru berterimakasih sama bu Susi, ‘Bu, makasih ya sudah ditanggepin dengan cepat’,” kata Sandiaga Uno di Posko Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018). 

Sandiaga sangat mengapresiasi atas cepatnya reaksi Menteri Susi yang langsung memarahinya.

Hal ini bermula saat Sandiaga Uno melakukan kampanye di Indramayu, Jawa Barat, menerima keluhan dari masyarakat soal sulitnya mendapatkan surat perizinan penangkapan ikan dari para nelayan setempat. Sebagai cawapres yang sedang kampanye Sandiaga pun berjanji apabila jadi Wakil Presiden kelak, dirinya akan memudahkan perizinan itu.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Soal Sampah, Anies Klaim Sudah Lunasi Hibah Bekasi Rp 194 Miliar

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, telah melunasi hibah sebesar Rp 194 miliar atas kompensasi pemanfaatan lahan di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, untuk pengolahan sampah. Dana hibah itu telah dibayarkan pada Mei 2018 lalu.

Anies mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk menjaga kerjasama yang baik dengan Pemkot Bekasi. Hal itu dibuktikan dengan menepati janji kerjasama pembayaran dana hibah.

“Kewajiban-kewajiban kami, alhamdulillah, sudah ditunaikan yang untuk 2018 sudah ditunaikan per bulan Mei nilainya Rp 194 miliar,” kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Menurut Anies, Pemprov DKI telah memenuhi segala kewajiban yang telah tertuang dalam poin kerja sama.

Meski demikian, Anies mengakui membuka diri terhadap masukan-masukan dari Pemkot Bekasi perihal kerja sama ini, agar hubungan kedua wilayah dapat terus berjalan baik.

“Kalau semua ditaati, seharusnya tidak muncul masalah. Selama kami bekerja sama dengan merujuk pada perjanjian, maka Insyaallah tidak muncul masalah,” ungkap Anies.

Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan, besaran dana bantuan atau hibah yang diberikan kepada Pemkot Bekasi sesuai dengan kesepakatan bersama. Awalnya, Pemkot Bekasi mengajukan dana hibah sebesar Rp 202 miliar.

Namun, setelah melalui proses verifikasi, Pemkot Bekasi kembali mengajukan menjadi Rp 194 miliar. Dana itu telah dicairkan pada Mei 2018 lalu.

“Pemprov DKI telah menyetujui usulan bantuan keuangan kepada Pemkot Bekasi. Setelah diverifikasi Pemerintah Kota Bekasi mengajukannya hanya Rp 194 miliar dan ini sudah dicairkan pada Mei 2018,” ungkap Premi.

Sebelumnya, puluhan truk pengangkut sampah dari DKI diberhentikan oleh pegawai Dishub Bekasi. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, membenarkan bahwa pihaknya melakukan tindakan tersebut karena belum ada kejelasan mengenai perjanjian kerja sama dengan DKI terkait pemanfaatan lahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Mayat Ibu Terikat Ditemukan di Laut Pandan Sumut

Suara.com – Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara, tengah melakukan identifikasi terhadap jasad seorang wanita yang ditemukan di perairan laut Pandan, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

Kepala RS Bhayangkara Medan Kombes dr Nyoman Eddy mengatakan, mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi tangan terikat.

Jasad seorang ibu itu, menurut dia, ditemukan di daerah Batubara, Selasa (16/10) dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

“Penemuan mayat tersebut, diduga ada kaitannya dengan menghilangnya keluarga Muhajir (50) bersama istri Sunarti (49) dan anaknya Solihin (12), penduduk Dusun III Gang Gambutan, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (9/10),” ujar Nyoman seperti diberitakan Antara, Rabu (17/10/2018).

Ia menjelaskan, sampai saat ini RS Bhayangkara telah berhasil mengidentifikasi jasad seorang anak bernama Solihin dan bapak bernama Muhajir, yang bekerja di Pabrik Kacamata PT Domas Intiglass Perdana, di Tanjung Morawa.

Jasad wanita yang ditemukan itu, dalam keadaan kondisi bagian muka sudah tidak lagi bisa dikenali.

“Kondisi wajah perempuan itu, hancur dan sudah masuk kategori membusuk,” ucap dia.

Eddy menyebutkan, untuk sementara jenazah wanita tersebut belum bisa dikaitkan atau dijelaskan identitasnya. Namun, untuk dugaan boleh saja.

“Apapun itu, harus tetap menunggu hasil dari autopsi,” kata Kepala RS Bhayangkara itu.

Hari Ini, Prabowo Rayakan Ultah ke-67 Bersama Anak Yatim

Suara.com – Calon Presidenm Prabowo Subianto tepat berusia 67 tahun pada hari ini, Rabu (16/10/2018). Rencananya, Prabowo akan memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu.

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres – cawapres, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Sodiq Mudjahid menjelaskan bahwa rencananya Prabowo akan melangsungkan perayaan kecil-kecilan di kediamannya di Hambalang, Bogor.

Acara ini sendiri akan dihadiri oleh keluarga dan mengundang kaum dhuafa serta anak-anak yatim piatu. 

“Seperti biasa, perayaan kecil. Ada keluarga beliau dan kaum dhuafa serta anak-anak yatim,” ungkap Sodiq saat dihubungi wartawan.

Seperti yang sudah-sudah, Prabowo memang kerap mengundang anak-anak yatim piatu ke kediamannya dan memberikan santunan langsung saat ia berulang tahun.

Akan tetapi, berbeda dengan tahun ini. Prabowo akan mengurangi jumlah anak-anak yatim piatu yang diundang ke kediamannya. Dirinya akan memperbanyak saluran santunan tersebut, langsung ke panti asuhan. 

“Biasanya ratusan dan diberi santunan langsung. Tapi kali ini diperbanyak santunan ke panti-panti langsung. Yang diundang sedikit,” beber Sodiq. 

Sodiq pun menambahkan, sebenarnya banyak pihak terutama para relawan pendukung Prabowo yang ingin acara ulang tahun tersebut dirayakan secara besar-besaran.

Namun untuk tahun ini, Prabowo baru merencanakan perayaan kecil-kecilan bersama keluarga dan kaum dhuafa serta anak-anak yatim piatu. 

“Banyak sekali desakan dari relawan agar hari tersebut dirayakan besar-besaran sebagai ajang motivasi dan konsolidasi. Tapi sejauh ini hanya acara yang tadi,” pungkasnya.

Terima Suap Proyek Meikarta, Begini Wajah Bupati Bekasi Neneng

Suara.com – Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (NHY) telah tiba di Komisi Pemberantasan Korupsi setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Pantauan suara.com, Neneng tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 23.00 WIB. Neneng nampak menggenakan baju berwarna kuning dengan memakai jilbab berwarna hijau tua.

Neneng tak berucap sama sekali setelah ditanya sejumlah awak media yang menantinya. dan Lebih memilih dian dan masuk ke lobi KPK. Tak berselang lama, Direktur Operasional Lippo Grup Billy Sindoro pun tiba, di KPK, sekitarr pukul 23.40 WIB.

Nampak Billy, juga tak bekomentar ketika kedatangannya. Billy menggenakan kemeja biru dengan dilapisi jas berwarna hitam. Dengan dijaga satu orang sejumlah penyidik KPK.

Selain Neneng dan Billy, yang ditetapkan tersangka. Penyidik juga ikut menetapkan tujuh tersangka lain. Mereka di antaranya, dua konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief menyebut diduga pemberian izin meliputi proyek seluas total 774 hektar ini dibagi dalam tiga tahap. Yakni pertama 84, 6 hektar, kedua 252, 6 hektar, dan ketiga 101,5 hektar.

“Pembagian dalan perkara ini, diduga sebagai komitmen fee fase proyek pertama dan bukan pemberian yang pertama dari total komitmen Rp13 miliar, melalui sejumlah dinas,” ujar Syarief, Senin (15/10/2018) malam.

Syarief menyebut penerimaan uang suap yang telah terealisasi kepada Bupati Bekasi Neneng bersama rekan -rekannya sampai saat ini Rp7 miliar, yang diberikan oleh para petinggi Lippo Group.

“Keterkaitan sejumlah Dinas dalam proses perizinan karena proyek tersebut cukup kompleks, yakni memiliki rencana pembangunan apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga tempat pendidikan,” kata Syarief

Adapun pasal yang disangkakan kepada pemberi yakni BS, T, FDP, dan HJ disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang- undang nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan penerima, NNY, J, SMN, DT, dan NR disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 atau pasal 12 B Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telahndiubah dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Tambahan, J, SMN, DT dan NR disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undangundang Nomor 20 Tahun 2001 (uncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Terbelit Utang, Karyawan Bawa Lari Uang Perusahaan Rp 170 Juta

Suara.com – Polsek Babakan Madang mengamankan seorang karyawan salah satu resor di Kabupaten Bogor berinisial SP (38), lantaran nekat membawa kabur uang perusahaannya sebesar Rp 170 juta.

Kapolsek Babakan Madang Kompol Wawan Wahyudin mengatakan, SP ditangkap setelah polisi mendapat laporan penggelapan uang perusahaan resor di Bogor pada Kamis 11 Oktober 2018.

“Awalnya perusahaan meminta SP memindahkan cek antarbank senilai Rp 170 juta di daerah Sentul. Cek itu bukannya dipindahkan, malah dicairkan, lalu dibawa kabur,” kata Wawan, Minggu (14/10/2018).

Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Akhirnya, polisi mendapat informasi bahwa SP hendak kabur ke daerah Kendari, Sulawesi Tenggara melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

“Anggota kami menangkap pelaku di bandara, Sabtu (13/10) malam. Pelaku akan naik pesawat melarikan diri ke daerah Sulawesi Tenggara,” jelas Wawan.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku SP nekat membawa kabur uang ditempatnya bekerja karena terbentur masalah ekonomi dan utang. Saat ini, pelaku masih diperiksa di Polsek Babakan Madang.

“Alasannya terdesak kebutuhan ekonomi dan bayar hutang. Sekarang pelaku kita sudah amankan dan masih dalam pemeriksaan penyidik,” imbuh Wawan.

Kontributor : Rambiga

PSI Bingung, Prabowo Anti Asing Tapi Tiru Seruan Donald Trump

Suara.com – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mengomentari soal slogan Make Indonesia Great Again yang dilantangkan Calon Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, slogan itu malah menjadi kejanggalan bagi Prabowo.

Diketahui, Prabowo kerap kali beretorika anti asing. Namun, Prabowo malah berpidato dengan menggunakan istilah asing.

“Menurut saya fatal banget dari sisi konsistensi dia yang selalu bilang anti asing tapi dia menggunakan istilah asing,” kata Guntur Romli di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Guntur Romli, apabila pesan seorang calon pemimpin kerap menggunakan bahasa asing, dikhawatirkan pesan tersebut tidak akan sampai.

Terlebih ucap Guntur Romli, seorang pemimpin itu harus bisa menyampaikan pesan dengan komunikasi politik yang dapat dipahami masyarakat.

“Dari komunikasi politik itu tidak benar, tidak paham masyarakat Indonesia itu. Make Indonesia Great Again itu maksudnya apa? Petani yang dibawah, nelayan, masyarakat yang dibawah itu gak paham dengan istilah itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mempertanyakan tidak ada pemimpin Indonesia yang berani berbicara lantang ‘Indonesia First, Make Indonesia Great Again’. Dirinya mencontohkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berani melantangkan ‘America First’.

Prabowo mengungkapkan pandangannya melihat keberanian Amerika Serikat yang kalah bersaing dengan Cina. Saat itu Amerika Serikat langsung mengambil langkah dengan menyatakan perang dagang.

PIM Sampaikan Aspirasi pada Capres – Cawapres

Suara.com – Pergerakan Indonesia Maju (PIM) menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden. Aspirasi yang disampaikan merupakan sebuah konsep pikiran untuk menguatkan visi kebangsaan Indonesia tahun 2019-2024.

Ketua PIM, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa telah terjadi deviasi, distorsi dan disorientasi sejak lama di Indonesia. Namun, menurut Din, belum ada yang bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Din menjelaskan, PIM memperhatikan adanya watak bangsa yang tergerus oleh waktu sehingga tidak ada lagi daya juang yang menjadi modal dasar bangsa.

“Daya juang yang seharusnya menjadi modal dasar bangsa dan seharusnya ditransformasikan menjadi daya saing bagi daya-daya juang itu sendiri tergerus oleh waktu,” jelas Din dalam acara Pergerakan Indonesia Maju di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

PIM mengusulkan beberapa paradigma budaya maju yang perlu dimiliki bangsa Indonesia. Diantaranya mengedepankan kepentingan umum dan meninggalkan sikap intoleran.

“Maju dari kebiasaan mementingkan diri sendiri atau kelompok mengedepankan kepentingan umum dan kepentingan bangsa yang lebih luas,” ujarnya.

“Maju dari budaya kekerasan dengan mengedepankan akal dari pada ‘okol’ dan menjadi bangsa yang beradab dalam menyelesaikan setiap persoalan.”

Dalam acara tersebut, Calon Presiden Prabowo Subianto tidak didampingi oleh Cawapres Sandiaga Uno. Sedangkan pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin berhalangan hadir dan diwakili Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani.

Alasan Bawaslu Tolak Gugatan Oesman Sapta Odang

Suara.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menolak permohonan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengenai penghapusan namanya dari Daftar Caleg Tetap (DCT). Keputusan Bawaslu mengacu pada keputusan MK nomor 30/PUU/XVI/2018.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengatakan pengurus Parpol tidak boleh mewakili unsur kedaerahan DPD.

“Majelis berpendapat calon anggota DPD pada pemilu tahun 2019 bukan merupakan pengurus atau fungsionaris partai politik atau yang bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan partai politik. Hal ini sesuai dengan originalitas keterwakilan DPD yang memiliki ciri khas dan karakter tersendiri dan mandiri sehingga bebas dari unsur kelompok dan kepentingan pribadi,” kata Fritz di Kantor Bawaslu RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Untuk diketahui, KPU sebelumnya mencoret nama OSO dari daftar calon tetap (DCT) anggota DPD dapil Kalimantan Barat. OSO dicoret karena diketahui masih menjadi pengurus Partai Hanura saat penetapan DCT pada 20 September 2018.

Berkenaan dengan itu, Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum OSO, mengatakan pihaknya menyoal Surat Nomor 1043/PL.01.4-SD/06/KPU/IX/2018 tertanggal 10 September 2018 yang diterbitkan KPU.

Dalam isi surat tersebut, KPU mewajibkan calon anggota DPD menyerahkan salinan Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari kepengurusan parpol paling lambat diserahkan pada 19 September 2018 pukul 24.00 WIB. Jika tidak diserahkan, maka nama caleg DPD tersebut tidak dicantumkan kedalam DCT Pileg 2019.

Terkait hal itu, Yusril menilai bahwa KPU telah melanggar tata cara, prosedur atau mekanisme administrasi pelaksanaan Pemilu. Karena, menurutnya, OSO selaku kliennya sudah memenuhi persyaratan pencalonan sehingga namanya telah masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang ditetapkan pada 19 Juli 2018.
Namun kemudian, KPU menerbitkan PKPU perubahan atas putusan MK Nomor 30/PUU-XVI/2018 pada 23 Juli 2018 lalu.